Ditengah Pandemi, Mahasiswa KKN UPS Tegal Dituntut Mampu Beradaptasi dan Menciptakan Konsep Baru

Monitoring KKN UPS Tegal

Monitoring KKN UPS Tegal Desa Tanjungharja via Zoom (Foto : Arsy Mulana Z)

Di tengah pandemi, beberapa perguruan tinggi swasta maupun negeri tetap menjalankan kegiatan wajib bagi mahasiswanya. Seperti halnya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau lebih dikenal dengan kegiatan yang berfokus pada pengabdian masyarakat.

Salah satunya adalah Universitas Pancasakti Tegal, yang tetap menjalankan kegiatan KKN sebagai program wajib tahunan kepada mahasiswanya.

Namun berbeda dengan KKN sebelumnya, Pandemi Covid-19 mengubah konsep KKN dengan menerapkan sistem kegiatan 70 persen online dan 30 persen ofline, artinya mahasiswa hanya bisa melakukan kegiatan KKN secara daring dan sesekali secara langsung sesuai dengan lokasi Desa yang di tempati.

Fajar Dian Aryani yang merupakan Dosen Hukum UPS Tegal, sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan KKN Desa Tanjungharja Tegal, mengatakan jika  adanya pandemi bukan menjadi alasan sulit untuk melakukan kegiatan KKN.

“Kita di gembleng untuk menciptakan solusi, beradaptasi dengan konsep baru. Jangan selalu beralasan, terima saja KKN tahun ini seperti ini, kalian mahasiswa cerdas saya yakin mampu untuk menerapkan konsep yang seperti ini,” jelas Dian saat monitoring melalui Zoom meeting pada 18 November 2020.

Ia juga menambahkan, upaya yang dilakukan KKN Desa Tanjungharja memaksimalkan pada produk luaran wajib, karena itu merupakan point penilaian KKN saat ini. 

Arsy Mulana Zulfa Koordinator Desa Tanjungharja juga turut menambahkan, fokus pada out put KKN ini berupa produk yang diantaranya alat cuci tangan, bak sampah dan poster ajakan terapkan protokol kesehatan, ucapnya.

“Alhamdulillah masyarkat Tanjungharja sudah sadar akan pentingnya menerapkan kehidupan normal yang baru, jadi kita tidak terlalu sulit untuk mengarahkannya, dan kita juga berencana hari minggu esok akan diadakan penanaman apotik hidup sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Arsy berharap, Meskipun KKN ini berbeda dengan sebelumnya jangan sampai mematahkan semangat kita untuk pengabdian kepada masyarakat, tetap fokus dan pahami situasi, ini cara baru di kehidupan normal yang baru, tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *