Tren Minuman Obat Tradisional Ditengah Pandemi

Minuman Tradisional

Wedange Enyong, Minuman Obat Tradisional (Foto : Hadi)

Masa pandemi sekarang ini , tanaman obat tradisional menjadi tren di kalangan masyarakat Indonesia.

Banyak dari kalangan masyarakat yang berinovasi dan mengolah tanaman obat untuk dijadikan minuman berkhasiat yang dapat menjaga dan menambah imun tubuh atau kekebalan terhadap berbagai penyakit.

Dalam hal ini, minuman obat menjadi satu cara pencegahan atau menangkal virus covid-19.

Tak hanya dari masyarakat, minuman obat juga menjadi program inovasi dan unggulan dari Sekelompok Mahasiswa KKN Pesurungan Lor, Kota Tegal, terobosan sebagai implementasi dari pilar ekonomi.

Manfaat dari minuman ini adalah meredakan radang tenggorokan, menurunkan kadar gula darah, meningkatkan kekebalan tubuh, melancarkan peredaran darah, menurunkan kadar kolestrol, mengatasi diare, mual dan muntah, menurunkan tekanan darah tinggi, dan masih banyak lagi.

Adapun harga yang dijualnya adalah sebesar  10 Ribu Rupiah, Masyarakat sudah bisa menikmati rasa dan manfaat minuman tersebut.

Minuman obat yang diproduksinya merupakan pemanfaatan dari bahan rempah-rempah khas nusantara, dengan pemberian nama yaitu Wedange Enyong (Minuman Saya).

Menurut Handi selaku Koordinator Kelompok KKN di Kelurahan tersebut, selain minuman obat adapula bentuk nyata kegiatan lain yaitu dengan cara menggerakan Satgas Jogo Tonggo sesuai  Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pemberdayaan Masyarakat dalam Percepatan Penanganan Covid-19. (03 Desember 2020)

“Kami juga tak bosan-bosannya menyadarkan warga pentingnya menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu rajin cuci tangan,” ungkapnya.

lebih lanjut ia berharap, “Warga bisa sadar betul bahwa Covid-19 itu berbahaya, setelah sadar maka masyarakat pasti akan terbiasa menerapkan protokol kesehatan di era new normal, Dan untuk info lebih lanjut silakan follow IG @kknpeslor2020 atau kunjungi channel Youtube kami di http://bit.ly/KKNPESLOR2020,” tandasnya.

Editor : Rulas Agustiar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *